Pembangunan Candi Plaosan berawal dari kisah cinta beda agama antara Rakai Pikatan dan Pramudya Wardhani. Rakai Pikatan adalah raja keenam Kerajaan Mataram Lama dari Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu. Ratunya, Pramudya Wardhani, memeluk agama Buddha karena ia adalah puteri Samaratungga dari Dinasti Syailendra. Pernikahan antara keduanya konon tidak direstui oleh kedua keluarga. Rakai Pikatan pun kemudian membangun Candi Plaosan sebagai bukti cinta untuk Pramudya Wardhani.
Perbedaan agama yang mereka miliki terpadu dalam bangunan ini, menjadikan Candi Plaosan unik.. Bentuk pondasi bangunan lebar seperti candi Buddha, namun candi ini dibuat tinggi khas candi Hindu. Keberadaan dua buah candi induk bersama arca-arca dan stupa-stupa yang mengitari candi induk mencirikan arsitektur Buddha. Arsitektur agama Hindu bisa dilihat di candi-candi perwara yang mengitari candi induk.
